FESTIVAL LITERASI SEKOLAH TINGKATKAN KEGIATAN LITERASI SISWA
1.
Fact (Peristiwa)
Latar Belakang
Salah satu
bagian dari visi SMPN 1 Terbanggi Besar adalah menjadi sekolah giat literasi. Berbagai
kegiatan literasi sudah mulai dilaksanakan di SMPN 1 Terbanggi Besar.
Kegiatan-kegiatan ini meliputi kegiatan mandiri yang dilakukan siswa maupun
yang terbimbing didampingi oleh guru-guru yang ada. Namun dengan adanya pandemi
Covid 19 kegiatan literasi menjadi terhambat. Beberapa kegiatan terpaksa tidak
dapat dilakukan karena kondisi yang ada.
Melihat kondisi tersebut, saya selaku ketua tim literasi
sekolah mengajak tim untuk memikirkan sebuah program aksi nyata yang berdampak
pada siswa yang berhubungan dengan peningkatan kegiatan literasi. Program yang
berdampak pada siswa tersebut kami beri nama “Festival Literasi Sekolah” (FLS).
Gambar 1, Logo FLS
Deskripsi Aksi Nyata
Festival
literasi sekolah adalah sebuah aksi nyata yang di lakukan dengan tujuan
berdampak langsung pada siswa. Kegiatan ini mendayagunakan asset/modal yang
dimiliki oleh sekolah yaitu modal manusia yang terdiri dari tim literasi
sekolah, pendidik dan tenaga kependidikan, modal sosial yang berupa interaksi warga
sekolah yang selalu mendukung program-program yang diadakan oleh sekolah, modal
fisik yang terdiri dari ruang kelas, laboratorium multimedia dan lain-lain, modal
finansial berupa pendanaan dari sekolah dan modal/asset lainnya.
Festival
literasi ini terdiri dari berbagai kegiatan peningkatan literasi yaitu menulis
pantun, puisi dan cerpen, baca puisi, desain poster literasi dan mendongeng.
Kegiatan ini dilakukan secara daring maupun luring dengan beberapa tahapan.
Tahap pertama yaitu merencanakan kegiatan. Pada tahap ini tim literasi
mengusulkan kegiatan pada sekolah, kemudian menyusunpanitia pelaksanaan.
Gambar 2, Rapat perencanaan kegiatan
Setelah melaksanakan perencanaan, panitia mensosialisasikan
kegiatan kepada siswa maupun guru. Sosialisasi dilakukan melalui tatap muka di
kelas ataupun sosial media. Setelah sosialisasi diadakan pelaksanaan kegiatan.
Gambar 3, Lomba desain poster literasi dalam FLS
Panitia telah menentukan juri masing-masing untuk kegiatan
festival literasi ini. Para juri menilai lomba baik yang diadakan secara
langsung maupun yang diadakan dengan mengumpulkan melalui sosial media. Juri
telah membuat instrumen penilaian untuk kegiatan masing-masing lomba.
Gambar 4, Juri sedang menilai pembacaan puisi oleh siswa
Setelah dilakukan penilaian pada setiap cabang lomba maka
diadakan pengumuman untuk juara masing-masing lomba.
Gambar 5, Siswa dengan hasil karyanya.
2. Feeling (perasaan)
Saya sangat senang dengan dilaksanakannya FLS ini.
Kegiatan ini harapannya dapat dilakukan setiap tahun di sekolah kami. Dengan
adanya kegiatan ini diharapkan tumbuh dan berkembangnya kegiatan literasi bagi
siswa. Saya bersukur kegiatan ini mendapat dukungan pimpinan, rekan kerja dan
semua warga sekolah.
3.
Finding
(Pembelajaran yang diperoleh)
Beberapa hal yang saya dapatkan
dari kegiatan ini adalah:
a.
Festival literasi sekolah dapat menjadi salah satu momen
pengenalan literasi dan peningkatan kegiatan literasi.
b.
Sebuah program yang berdampak pada siswa sangat diperlukan
demi peningkatan kompetensi siswa.
c.
Program yang berdampak pada siswa dapat terlaksana dengan
baik apabila pintar memanfaatkan aset/modal yang dimiliki oleh sekolah dan
mendapat dukungan segenap warga sekolah.
4.
Future (Rencana perbaikan
ke depan)
Untuk masa yang akan datang, kegiatan berdampak pada siswa ini dapat
dilaksanakan dengan perencanaan yang matang salah satunya sosialisasi
pentingnya kegiatan ini pada siswa sehingga makin banyak siswa yang terlibat
dalam kegiatan ini.